Selamat Tahun Baru Hijriah 1 Muharam 1441 H (1 September 2019)

H. M. Syamsudin. HS.M.Pd sebagai putra ke 2 dari 8 bersaudara kelahiran Kademangan-Serpong Tangerang adalah sosok putra betawi yang memulai karir sebagai guru bahasa Inggris SMA di Provinsi Lampung yang selanjutnya mutasi ke SMA Negeri 1 Serpong (sekarang SMAN 2 Kota Tangerang Selatan), sosok yang dikenal memiliki prinsip dan ketegasan dalam memimpin.

Ketegasan dan eksistensinya diuji ketika menerima SK sebagai Kepala SMA Negeri 12 Kota Tangerang Selatan yang berdiri diwilayah Kelurahan Cilenggang agar bisa memajukan di daerah kelahirannya.

Beliau memiliki komitmen untuk membantu putra-putri daerah dilingkungannya khususnya diwilayah Tangerang Selatan untuk dapat berprestasi. Impiannya adalah agar masyarakat Betawi – Serpong kedepan tidak lagi menjadi penonton kemajuan didaerah Tangerang Selatan, tetapi mampu bersaing untuk menjadi pelaku, dan keyakinannya melihat dari sisi pendidikan inilah awal impian tersebut dapat terwujud. Visi layanan pendidikan PRIMA (Propesional, Ramah, Ikhlas, Mutu dan Antusias) dimulai pada tingkat pendidikan menengah ( karena tempat pengabdian beliau berada di lingkup ini) dengan cara membekali siswa mereka dengan program life-skill yang akan sangat berguna bagi siswa (ketika tidak dapat langsung melanjutkan pendidikan) dan sangat bermanfaat bagi siswa yang meneruskan pendidikannya di Perguruan Tinggi.

H. M. Syamsudin. HS.M.Pd menyelesaikan pendidikan S2 di Universitas Sultan Tirtayasa Serang – Banten, menggagas sebuah inovasi bahwa peserta didik tidak hanya lulus mendapatkan ijazah saja tetapi juga harus mampu menghapal Alquran selama 3 tahun, Inovasi itu diberi nama Pendidikan Karakter Qurani, selain itu bapak putri 2 orang ini dalam memajukan sekolah yang dipimpinnya mempunyai beberapa indikator antara lain :

    1. mempersiapkan SDM guru dan karyawan yang cerdas nurani dan prima serta mengembangkan komunikasi empati diantara sesama.
    2. Mengembangkan konsep inovasi sekolah dalam bidang akademik.
    3. Mengimplementasi program berbasis kewirausahaan ke dalam program unggulan inovasi pembelajaran di sekolah.
    4. Menerapkan strategi dan membangun serta meningkatkan fasilitas pendukung pendidikan di sekolah.

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 12 Kota Tangerang Selatan, merupakan SMA Negeri yang didirikan berdasarkan Keputusan Walikota Tangerang Selatan, No.590/Kep.274-HUK/2011 tertanggal 11 Juli 2011 . Saat ini sekolah sudah melaksanakan proses belajar mengajar dengan 27 kelas rombongan belajar berjumlah 1015 siswa, pada awal berdirinya SMA Negeri 12 belum memiliki gedung sekolah dan menumpang di SMPN 1 Serpong  dengan hanya memiliki  kelas terbagi dalam 2 (dua) program IPA dan 2 (dua) program IPS kemudian pada semester 2 menempati gedung sendiri yang beralamat di Jl. Cilenggang 1, Serpong, Kota Tangerang Selatan  yang dibangun oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan sebanyak 4 ruangan, pada saat itu KBM dilaksanakan 2 (dua) shift dengan jumlah guru sejumlah 20.

SMA Negeri 12 Kota Tangerang Selatan yang berada di Jl. Cilenggang 1, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Provinsi : Banten yang terletak 5 Km dari pusat pemerintahan Kota Tangerang. SMA Negeri 12 Kota Tangerang Selatan, dibagian Barat berbatasan dengan Jombang Ciputat, sebelah Timur berbatasan Cisauk Sebelah Selatan berbatasan dengan Pamulang disebelah utara berbatasan dengan Serpong Utara

SMA Negeri 12 Kota Tangerang Selatan terletak diwilayah yang berbatasan langsung dengan wilayah bisnis penyediaan dan Jasa. Letaknya yang strategis berada dalam wilayah Kecamatan Serpong berpotensi menjadi wilayah inti dari pengembangan kota. Sebagai sebuah Kota yang cakupan wilayahnya sangat luas Serpong  menjadi salah satu alternatif pilihan bagi industri dan perdagangan serta bisnis Jasa, sehingga wilayah Serpong sangat layak untuk dikembangkan apalagi terkait dengan rencana wilayah ini menjadi bagian Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan.

Wilayah Kelurahan Cilenggang Kecamatan Serpong merupakan wilayah yang terdapat sarana pelayanan publik, tempat tinggal. Demikian juga sarana dan prasarana sangat memadai mulai dari masjid, rumah sakit, sekolah, perkantoran, pusat diklat pemerintah/swasta, tempat usaha, tempat hiburan wisata dan hotel bagi pengunjung wisata.

Untuk pengembangan wilayah, Serpong khususnya wilayah Cilenggang sangat strategis namun hal yang sangat riskan dan bermasalah adalah masalah akses jalan raya. Panjang jalan raya di wilayah ini sangat tidak memadai bila dibandingkan dengan banyaknya alat/ transportasi. Hal ini memang harus difikirkan jalan keluarnya, minimal pembangunan prasarana jalan harus menjadi program utama.

Dalam bidang pendidikan banyak terdapat sekolah dari SD/MI hingga SMA/MA.  Mutu pendidikan pada umumnya cukup tinggi, daya saing pun cukup tinggi dengan mata pencaharian penduduk yang sebagian besar adalah pegawai/karyawan dan wiraswasta 85% serta buruh sisanya 15%.